Pelaku UMKM pengrajin pandai besi dan keripik singkong terus didorong untuk meningkatkan daya saing usaha melalui pemanfaatan teknologi digital dan penguatan branding produk. Program ini dilaksanakan sebagai upaya mengatasi masih digunakannya metode pemasaran konvensional serta belum optimalnya pengelolaan branding dan pencatatan usaha.
Kegiatan penguatan digitalisasi dan branding meliputi pembuatan katalog produk digital, pelatihan fotografi produk dan pemasaran digital, pendampingan pengelolaan media sosial bisnis, serta pencatatan keuangan sederhana. Selain itu, pelaku UMKM juga mendapatkan pendampingan dalam pembuatan titik lokasi usaha pada Google Maps agar keberadaan usaha lebih mudah ditemukan oleh masyarakat.
Aspek legalitas usaha turut menjadi perhatian melalui pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB). Pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terhadap proses serta persyaratan legalitas usaha sehingga produk yang dihasilkan semakin siap untuk dikembangkan dan dipasarkan secara lebih luas.